“memiliki Kerendahan Hati Dan Menjadi Teladan Dalam Berkarya”

Written by Riko on March 12, 2021 in LIP 4 with no comments.

Bila seorang hamba berbuat kebaikan maka ia akan melihat pahala kebaikannya. Sebaliknya orang yang berbuat kejahatan akan mempertanggungjawabkan amalnya. Melakukan kebaikan memang sudah seharusnya kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Baik meringankan beban atau penderitaan orang lain, menolong mereka yang kesusahan, dan sebagainya.

Ikhlas adalah ilmu yang begitu mahal, mendapatkannya pun kita harus berperang dengan hawa nafsu dalam diri. Maka dari itu, mulailah untuk belajar menerapkan perasaan ini sedikit demi sedikit hingga akhirnya kita terbiasa. Semoga Allah selalu menyirami hati kita dengan perasaan ikhlas. Namun demikian, manusia bisa merasakan rekan atau saudaranya melakukan sesuatu dengan ikhlas atau tidak. Bergaul lah dengan mereka yang anda rasa memiliki ilmu ikhlas ini.

Zaman sekarang ini ternyata berlangsung perubahan-perubahan yang mendalam, juga dalam struktur kemasyarakatan dan lembaga-lembaga bangsa-bangsa, yang disebabkan oleh perkembangan mereka di bidang budaya, ekonomi dan sosial. Kaum petani sendiri, terutama angkatan muda, hendaknya dengan cekatan berusaha meningkatkan keahlian profesional mereka, yang mutlak perlu bagi perkembangan pertanian. Dalam ziarah mereka menuju Kota Sorgawi umat beriman kristen harus mencari dan memikirkan perkara-perkara yang diatas.

Perilaku yang buruk tidak pernah membawa Anda pada suatu keadaan yang baik dan menyenangkan. Anda akan dipenuhi hal-hal yang tidak menyenangkan terus-menerus dan efeknya akan membawa Anda pada kejadian yang tidak pernah positif. Judi Online Akhirnya, Anda merasa bahwa hidup tidak menyenangkan dan sama sekali tidak membahagiakan. Terkadang kita terjebak pada satu frasa yang salah dalam hidup. Dalam kehidupan, kita pasti mengalami fase mencari jati diri.

Menjadi orang yang selalu tulus dalam berbuat baik

Harus berusaha menjadi pahlawan-pahlawan di zamannya sesuai dengan bidangnya masing-masing, selalu berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negaranya sehingga mampu menempatkan Indonesia sebagai negara besar dan berpengaruh di kancah dunia. Tidak boleh kehilangan jati diri dan selalu menempatkan merah putih di dada sebagai sebuah kebanggaan yang tidak akan pernah luntur dimakan usia, di mana pun dan dalam bidang apa pun pekerjaan kita. Pekerjaan itu adalah Rahmat Tuhan untuk kita.Apa pun pekerjaan kita, entah petani, pegawai kantor, pedagang sampai buruh kasar sekalipun, semua itu adalah rahmat dari Tuhan. Coba bayangkan kalau anda tidak punya pekerjaan ; anda menganngur ?

Mungkin Ibu Aizah tidak pernah membayangkan jika bisa mendapatkan berkah berupa umroh free of charge. Namun berkat dedikasinya menjadi guru ngaji, ia pun akhirnya bisa berangkat ke tanah suci. Apa jadianya jika semua orang beranggapan bahwa menjadi orang yang baik, selalu berbuat baik dan terlalu baik itu cuma akan dimanfaatin?

Comments are closed.